BATAK | BATAK – JENDRAL MARADEN PANGGABEAN
Di sini kita berkenalan dan berkumpul untuk membicarakan Adat Batak Budaya Batak Umpasa Batak Dalihan Na Tolu Tarombo Batak Silsilah Batak Tokoh Batak Legenda Batak bahkan bila perlu Lapo tuak yang paling mantap tuaknya.

Songon hata ni umpasa Batak:
Jolo tinittip sanggar, Umbahen huru-huruan,
Jolo sinungkun marga, Asa binoto partuturan.


Karena itulah ciri khas kita orang Batak. Agar kita tahu partuturan kita, kita harus saling menanyakan marga terlebih dahulu.

Hata ni umpasa Batak mandok:
Marhosa-hosa sunting, marsiusungan dompak dolok.
Ala ni lambok ni pakkuling, na holang i gabe jonok.

Umpasa itu kurang lebih berarti "Perkenalan yg akrab dan hangat, dapat membuat hubungan kita menjadi lebih dekat".

Ada beberapa artikel di sini yang mungkin menurut anda kontroversial, saran kami anggap saja artikel kontroversial tsb bersifat "test the water" dan mari di diskusikan dengan kepala dingin.

Mauliate ... Bujur

Followers

BATAK – JENDRAL MARADEN PANGGABEAN

BATAK - Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Agung (1983-1993) dan Menhankam/Pangab (1974-1978), ini lebih dulu berprofesi guru sebelum meniti karir militer. Putera Batak bernama lengkap Maraden Saur Halomoan , kelahiran , Sumatera Utara, 29 Juni 1922, ini meninggal dunia dalam usial 78 tahun, Minggu 28 Mei 2000 pukul 18.50 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, setelah dirawat sekitar satu bulan akibat stroke. Jenazah jenderal bintang empat ini disemayamkan di rumah kediaman Jalan Teuku Umar No 21 Jakarta Pusat, dan dilangsungkan upacara adat Batak dan upacara . Kemudian diserahkan kepada pemerintah untuk dimakamkan di TMP Kalibata dengan upacara militer. Dia meninggalkan seorang isteri Meida Seimima dan empat orang anak.

Ayah mertua perancang mode Ghea (isteri Baringin Panggabean, putera ketiga), ini mengawali karier militer ketika Jepang datang ke Indonesia. Dia meninggalkan profesi guru (bahkan sempat menjabat Kepala Schakelschool di Tarutung), kebanggaan masyarakat Batak waktu itu, dengan masuk sekolah militer. Dia pun terlibat aktif dalam pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (1945-1946). Sebagai mantan guru, dia pun dipercaya menjadi Pelatih Militer di Kotapraja (1945) dan Kastaf BN I Res IV Div X Sumatera (1945-1949).

Kemudian menjabat Kastaf Res Brigade Tapanuli, KMD Sektor IV/Sub Terr VII Sum-Ut (1950-1959). Pada masa ini, dia pun mengikuti pendidikan Infantry Officer's Advance Course USA (1957). Lalu, dia menjabat KMD BN 104 Waringin TT I, Komandan Resor 5 TT II, Kastaf Koanda IT merangkap Hakim Perwira Tinggi Makassar, dan Panglima Mandala II, saat meletusnya G-30-S/PKI (1965).

Kemudian, karier politiknya menanjak menjadi Wapangad (1966) dan Panglima AD (1969). Setelah itu, ia pun menjabat Pangkopkamtib (1969), sebuah jabatan yang paling disegani pada masa Orde Baru. Lalu, dia pun mencapai karier militer tertinggi sebagai Menhankam/Pangab (1974-1978).

Setelah itu, dia memasuki jabatan politik sebagai Menko Polkam Kabinet Pembangunan III (1978-1983). Kemudian pada tahun 1983-1988) dia menjabat Ketua DPA menggantikan KH Idham Chalid.

Sebagai seorang tokoh militer yang dekat dengan Presiden Soeharto, dia pun aktif dalam kegiatan organisasi di Golkar, kendaraan politik Orde Baru. Di Golkar, dia menjadi anggota Dewan Pembina (1973), Ketua Dewan Pembina Golkar (1974-1978), dan Wakil Ketua Dewan Pembina/Ketua Presidium Harian Dewan Pembina Golkar (1979-1988).

Selain itu, dia juga aktif membina komunitas masyarakat Batak, sebagai Ketua Penasihat Lembaga Permufakatan Adat dan Kebudayaan Batak (LPAKB) dan Pembina Yayasan Bina Bona Pasogit (1989-2000) yang pendiriannya dilatarbelakangi penanggulanagn bencana alam gempa di Tarutung

BATAK – JENDRAL MARADEN PANGGABEAN related with:


0comments:

Post a Comment

Jolo tiniktik sanggar laho bahenon huru-huruan, Jolo sinukkun marga asa binoto partuturan.

Untuk membalas komentar ke Nama/ Id tertentu, silahkan tambahkan "@" sebelum Nama atau ID komentar yang ingin dibalas/ reply
contoh: @name atau @5867483356795408780.0
Isi Komentar/ Reply

ps:
- Untuk mengetahui ID komentar yang ingin di reply silahkan klik [Comment ID]
- Berkomentarlah dengan tutur kata yang sopan, adalah hal yang manusiawi untuk berbeda pendapat

 


Artikel BATAK
Komentar
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

BATAK | Penulis
BATAK | Label
BATAK | Judul
BATAK | Artikel

[TITLE] BATAK: BATAK – JENDRAL MARADEN PANGGABEAN
[URL] http://batak.blogspot.com/2010/12/batak-jendral-maraden-panggabean.html

Back to TOP  
Entries (RSS) | Comment (RSS)



Share

Share
Tweet